Jumat, 20 Juni 2014

PSK Dolly: Saya Juga Sering Layani Pejabat, Kok






Kamis, 19 Juni 2014 13:26 WITA
PSK Dolly: Saya Juga Sering Layani Pejabat, Kok
AFP PHOTO / JUNI KRISWANTO
Pekerja seks menutup wajah mereka dengan koran saat polisi militer melakukan patroli di kawasan Dolly, Surabaya, 3 Mei 2014. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah menetapkan menutup kawasan bordil di Dolly pada 18 Juni 2014. 
POS KUPANG.COM, SURABAYA --  Salah seorang pekerja seks komersial (PSK) yang mengaku bernama Lita mengatakan sering melayani pejabat. Terkait hal itu, dia tidak terima jika kompleks lokalisasi prostitusi Gang Dolly ditutup. 

"Saya juga sering melayani para pejabat, kok. Enaknya sendiri dia mau menutup," kata dia saat ikut memblokade jalan menuju Gang Dolly, Surabaya, Rabu (18/6/2014).

"Jangan salahkan jika Dolly ditutup, kami berbuat liar dan meresahkan masyarakat dan suami banyak orang," katanya lagi kepadaKompas.com.

Ditanya apakah ada tawaran solusi kepada Pemkot Surabaya, Lita mengatakan tidak. Pokoknya, kata dia, Gang Dolly tetap dibuka.

"Tawaran kita, (Dolly) tetap dibuka dan PSK yang liar disiapkan tempat. Dolly sudah nyaman, tidak meresahkan rakyat karena sudah ada lokasinya. Yang liar yang harus ditertibkan," kata dia.*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar